Di Kampung Cipanas RW04, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, berdiri sebuah kelompok usaha bernama Nikon Fish. Kelompok ini adalah gabungan petani dan pelaku usaha yang berkomitmen membudidayakan serta mengolah ikan nila, khususnya jenis Nila Black Prima yang terkenal dengan daging tebal dan pertumbuhannya yang cepat.
Kelompok peternak ikan nila ini dipimpin oleh Daryani (32) dan telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Dengan jumlah anggota 15 orang, Nikon Fish mengelola 5 kolam yang berfungsi untuk pembesaran, larva, induk, dan tempat penampungan ikan dalam berbagai ukuran.
Proses budidaya:
- Pakan: Ikan diberi makan dua kali sehari, pagi dan sore, menggunakan pelet serta tambahan sampah sayuran untuk mempercepat pertumbuhan.
- Panen: Ikan siap dipanen dalam waktu 3-4 bulan.
- Pengelolaan telur: Setiap dua minggu, dilakukan pengambilan telur untuk pengembangbiakan, serta penyortiran ikan berdasarkan ukuran.
Harga ikan nila:
- Induk: Rp100.000 per ekor (berat 2 kg).
- Ikan konsumsi: Rp35.000–40.000 per kg.
- Bibit: Rp30.000–50.000 per kg.
- Ikan kecil: Rp100.000 per kulak.
Ke depan, Nikon Fish berencana membuat pakan ikan sendiri dengan memanfaatkan sampah sayuran melalui sistem sirkuler: sampah organik diolah menjadi maggot yang dijadikan pakan ikan, dan hasil ikan diolah lebih lanjut.
Inovasi Pengolahan Ikan oleh UMKM Nikon Fish
Tidak hanya fokus pada budidaya, Nikon Fish juga merambah ke pengolahan ikan melalui UMKM pengolahan Nikon Fish, yang dipimpin oleh Cici Cahyani dengan anggota 10 orang. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan nilai jual ikan nila dengan mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi, seperti abon, sistik, dan kerupuk.
Proses pengolahan produk Nikon Fish:
- Pencucian dan persiapan: Kepala, ekor, dan insang ikan dipisahkan.
- Pengukusan: Ikan dikukus selama 3 jam.
- Pemisahan: Tulang dipisahkan dari daging. Tulang diolah menjadi sistik dan kerupuk, sedangkan daging diolah menjadi abon.
Produk unggulan Nikon Fish:
- Abon ikan nila: Rp10.000
- Kerupuk ikan nila: Rp2.000–Rp10.000, atau Rp80.000 per kg.
- Sistik ikan nila: Rp2.000–Rp10.000, atau Rp90.000 per kg.
Keunggulan produk:
- Rasa khas ikan nila yang gurih dan lezat.
- Harga terjangkau dengan kualitas terjamin.
- Produk yang paling diminati adalah kerupuk ikan nila.
Produk Nikon Fish dipasarkan ke berbagai daerah, seperti Tangerang, Karawang, Bogor, Bandung, Tasikmalaya, dan Garut. Selain itu, pemasaran dilakukan melalui warung lokal, online, dan bazar.
Prestasi dan Sertifikasi
Nikon Fish telah mendapatkan berbagai penghargaan, seperti:
- Piagam Pelatihan Fest 2024 Lauk Sasatoan Festival.
- Sertifikat Pelatihan Fish Corndog.
- Piagam dari Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Garut atas pelatihan pengelolaan homestay/pondok wisata.
- Sertifikat halal dan surat perizinan resmi.
Nikon Fish bercita-cita menjadi pelopor inovasi di sektor perikanan melalui pengembangan produk berbasis limbah organik dan pengolahan mandiri. Dukungan masyarakat dan pasar yang terus berkembang diharapkan mampu membawa usaha ini ke tingkat yang lebih tinggi, mendukung perekonomian lokal, dan menjaga keberlanjutan ekosistem.
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, hubungi WA: 082295508373.
Dukung produk lokal Nikon Fish, dan nikmati olahan ikan nila yang lezat serta kaya manfaat.